Biohealthyfood
Apa yang sebenarnya kita butuhkan dari setiap makanan yang kita makan? Yang kita butuhkan adalah zat makanan atau nutrisi yang lebih populer dengan istilah gizi.

Makanan dikatakan bergizi jika mengandung zat-zat makanan atau nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup. Setidaknya ada enam macam zat makanan yang diperlukan oleh tubuh, yaitu :
  • Karbohidrat
  • Lemak
  • Protein
  • Vitamin
  • Mineral
  • Air
Karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin merupakan senyawa organik karena semua mengandung elemen karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Adapun mineral dan air merupakan senyawa anorganik. Zat-zat tersebut harus selalu tersedia di dalam bahan makanan yang kita makan.

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan suatu senyawa kimia dengan rumus dasar (CH2O)n. Molekul karbohidrat ada yang berukuran kecil dan ada pula yang berukuran sangat besar. Macam karbohidrat sangat banyak. Berdasarkan jumlah rantai penyusunnya, karbohidrat dapat dibedakan menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida.
  • Monosakarida merupakan karbohidrat yang tersusun atas satu unit molekul gula. Sifat monosakarida ialah manis dan mudah larut dalam air. Contohnya: glukosa, fruktosa, dan galaktosa.
  • Disakarida merupakan karbohidrat yang tersusun atas dua unit monosakarida. Sifat disakarida ialah manis dan mudah larut dalam air Contohnya: maltosa (tersusun atas dua molekul glukosa), sukrosa atau gula tebu (tersusun atas fruktosa dan glukosa), dan laktosa atau gula susu (tersusun atas galaktosa dan glukosa).
  • Polisakarida merupakan polimer yang tersusun atas banyak rantai monosakarida. Polisakarida merupakan molekul berukuran besar dan bersifat pahit/tawar serta tidak mudah larut dalam air. Contohnya: pati atau amilum yang tersusun atas banyak rantai molekul glukosa, lignin, selulosa, pektin, amilopektin, kitin, dan hemiselulosa













Pada makanan, ada tiga karbohidrat terpenting, yaitu amilum, sukrosa, dan selulosa. Amilum atau pati merupakan zat tepung yang terdapat pada makanan pokok. Sukrosa merupakan disakarida yang rasanya manis, disebut juga gula tebu. Sementara itu, selulosa adalah serat kasar yang merupakan komponen dinding sel tumbuhan. Namun, karbohidrat terpenting bagi sel tubuh manusia ialah glukosa dengan rumus kimia C6H12O6. Glukosa berasal dari pemecahan amilum yang terdapat pada makanan yang kita makan sehari-hari.

Fungsi Karbohidrat
Di dalam tubuh, karbohidrat memiliki beberapa fungsi penting antara lain:
  • Sebagai sumber energi utama tubuh (pembakaran 1 gram karbohidrat = 4,1 kilokalori; 1 kalori = 4,2 kilojoule)
  • Sebagai bahan baku penyusun senyawa lain, misalnya asam amino dan lemak
  • Sebagai bahan baku penyusun komponen sel, misalnya asam  nukleat dalam nukleus, dan glikoprotein pada permukaan sel
  • Karbohidrat dalam bentuk serat kasar (selulosa) membantu kelancaran proses pencernaan makanan
Sumber Karbohidrat
Sumber karbohidrat terutama berasal dari makanan pokok kita. Makanan pokok biasanya berupa biji-bijian atau umbi-umbian yang banyak mengandung amilum/pati, seperti beras, jagung, gandum, ubi kayu atau singkong, ketela rambat, dan kentang. Buah-buahan yang manis dan minuman manis juga merupakan sumber karbohidrat, terutama sukrosa.

2. Lemak


Lemak merupakan suatu senyawa organik yang tidak dapat larut dalam air. Berdasarkan komponen penyusunnya, lemak dapat dibedakan menjadi trigliserida (lemak sederhana), fosfolipid, lipoprotein, dan steroid. Senyawa lemak yang paling sederhana adalah trigliserida atau triasilgliserol. Lemak ini tersusun atas satu molekul gliserol dan tiga rantai asam lemak. Berdasarkan ada tidaknya ikatan rangkap pada rantai karbon asam lemaknya, lemak dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
  • Lemak jenuh : tidak memiliki ikatan rangkap pada rantai karbon asam lemaknya
  • Lemak tak jenuh : memiliki ikatan rangkap pada rantai karbon asam lemaknya
Fosfolipid adalah lipid atau lemak yang mengandung fosfat. Lipoprotein merupakan gabungan antara lemak dan protein. Steroid juga merupakan salah satu bentuk lipid. Namun, yang paling dikenal adalah kolesterol, yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah sehingga mengakibatkan aterosklerosis.

Fungsi Lemak
Beberapa fungsi lemak bagi tubuh antara lain
  • Sebagai cadangan energi (pembakaran 1 gram lemak = 9,3 kilokalori)
  • Lapisan lemak pada kulit melindungi tubuh dari hawa dingin
  • Sebagai komponen penyusun membran sel dan membran organel sel
  • Melindungi organ-organ vital, misalnya jantung dan ginjal
  • Sebagai pelarut vitamin A, D, E, dan K agar dapat diserap tubuh
Sumber Lemak
Berdasarkan sumbernya, lemak dapat dibedakan menjadi :
  • Lemak nabati, yaitu lemak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, merupakan lemak tak jenuh
  • Lemak hewani, yaitu lemak yang berasal dari hewan, merupakan lemak jenuh
Ciri makanan yang mengandung lemak adalah berminyak. Contoh tanaman yang banyak mengandung lemak, antara lain kacang-kacangan, kelapa, kemiri, dan wijen. Contoh bahan pangan dari hewan yang merupakan sumber lemak, antara lain mentega, susu, telur, daging, dan keju.

3. Protein

Protein merupakan polimer yang tersusun atas monomer yang berupa asam amino. Ada 20 jenis asam amino penyusun protein tubuh manusia yang dapat dikelompokkan menjadi asam amino esensial dan asam amino nonesensial.
  • Asam amino esensial merupakan asam amino yang tidak dapat dibuat di dalam tubuh manusia
  • Asam amino nonesensial merupakan asam amino yang dapat dibuat di dalam tubuh manusia sehingga kebutuhan asam amino ini tidak harus didatangkan dari luar tubuh dalam bentuk makanan. 
Asam amino esensial :
  • Lisin
  • Leusin
  • Isoleusin
  • Metionin
  • Fenilalanin
  • Triptofan
  • Valin
  • Treonin
  • Arginin
  • Histidin
Asam amino nonesensial :
  • Alanin
  • Asparagin
  • Asam aspartat
  • Asam glutamat
  • Glutamin
  • Prolin
  • Sistin
  • Glisin
  • Serin
  • Tirosin
Fungsi Protein
Protein memiliki fungsi yang sangat penting bagi pertumbuhan karena protein merupakan zat pembangun sel-sel tubuh. Anak-anak memerlukan protein lebih banyak dibandingkan orang dewasa karena anak-anak sedang mengalami masa pertumbuhan. Di dalam tubuh, protein memiliki banyak fungsi, yaitu :
  • Sebagai biokatalisator atau enzim (protein yang memiliki aktivitas katalisis), yaitu membantu reaksi-reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh
  • Sebagai molekul pengangkut, misalnya hemoglobin yang berfungsi untuk memgangkut oksigen
  • Sebagai penyusun komponen sel, misalnya aktin dan miosin
  • Sebagai alat pertahanan tubuh, misalnya antibodi
  • Sebagai alat pengatur fungsi fisiologis, misalnya hormon
  • Sebagai cadangan nutrisi, misalnya kasein yang terdapat dalam susu
Sumber Protein
Banyak sekali sumber makanan yang merupakan sumber protein. Berdasarkan sumbernya, protein dapat dibedakan menjadi :
  • Protein hewani yang berasal dari hewan dan memiliki kandungan asam amino esensial yang lengkap. Contohnya: daging, telur, ikan, udang, susu, kerang, dan kepiting.
  • Protein nabati yang berasal dari tumbuhan. Contohnya: kacang tanah, kedelai, jagung, kelapa, tempe, dan tahu.
4. Vitamin

Vitamin merupakan senyawa organik yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah tidak banyak, tetapi harus selalu tersedia dalam tubuh. Hampir semua vitamin merupakan senyawa organik esensial sehingga harus disediakan dari makanan karena tubuh kita tidak dapat memproduksinya, kecuali vitamin D. Vitamin D dapat diproduksi di dalam kulit di bawah sinar matahari langsung.

Vitamin dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :
  • Vitamin yang larut dalam lemak : vitamin A, D, E, dan K
  • Vitamin yang larut dalam air : vitamin B dan C


5. Mineral

Mineral merupakan senyawa anorganik yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit. Namun, unsur ini harus tersedia dalam bahan makanan kita karena banyak fungsi organ tubuh yang bergantung pada mineral. Umumnya, mineral terdapat dalam bentuk garam-garaman yang terdapat pada makanan dan minuman.

Mineral terdiri atas dua jenis, yaitu :
  • Makromineral : setiap hari tubuh kita memerlukan setidaknya 100mg makromineral yang terdiri atas natrium, klorin, kalium, magnesium, kalsium, belerang, dan fosfor
  • Mikromineral (trace element) : diperlukan tubuh dalam jumlah yang lebih sedikit lagi. Misalnya: tembaga, besi, krom, kobalt, iodin, dan fluorin.


6. Air

Kurang lebih 70% tubuh manusia tersusun atas air. Cairan tubuh (seperti darah, saliva, keringat, dan urine) terutama tersusun atas air. Semua sel, termasuk sel-sel tulang dan otot, juga mengandung air. Manusia dapat bertahan hidup selama dua bulan tanpa makan, tetapi tidak dapat hidup lebih dari beberapa hari tanpa air. Meskipun tidak mengandung nutrisi dan kalori, peran air sangat besar, antara lain :
  • Sebagai pelarut hampir semua senyawa-senyawa yang diperlukan tubuh
  • Sebagai tempat berlangsungnya semua proses metabolisme atau reaksi kimia di dalam tubuh
  • Sebagai sarana transportasi senyawa-senyawa yang diperlukan tubuh
  • Sebagai sarana homeostasis suhu tubuh
Kebutuhan air bagi tubuh manusia tercukupi melalui air minum dan dari makanan yang mengandung air, sepert sayuran dan buah-buahan. Air harus tersedia dalam jumlah yang cukup. Jika tubuh kekurangan air, kerja ginjal akan lebih berat sehingga dapat mengalami gangguan. Jika kehilangan 12% cairan tubuh, Anda akan mengalami dehidrasi yang dapat menyebabkan kematian! Kebutuhan air bagi orang dewasa adalah sekitar 8 gelas atau 2 liter setiap harinya. Kelebihan air akan dikeluarkan melalui keringat dan urine.

1 Response
  1. Anonymous Says:

    wow what a great post and blog too ofcurse thanks its so helpfull


Post a Comment