Biohealthyfood
Banyak sekali buah dan sayuran yang memiliki khasiat tinggi untuk meningkatkan ketahanan tubuh. Perlu Anda ketahui bahwa mengkonsumsi buah dan sayuran secara seimbang dapat meningkatkan ketahanan tubuh seseorang.
Cermati info berikut dan temukan kehebatan khasiat yang terkandung dalam buah dan sayuran!
  • Jeruk
Apakah yang terlintas dalam benak Anda ketika ditanya tentang manfaat jeruk? "Mengatasi sariawan dan gusi berdarah".  Jeruk brkhasiat untuk membantu meningkatkan sistem pertahanan tubuh manusia. Namun, tahukah Anda bahwa jeruk merupakan salah satu buah yang dapat mencegah kanker dan serangan jantung? Enzim limonoid pada jeruk mampu mencegah kanker. Di samping itu, enzim pektin yang terkandung dalam jeruk mampu menurunkan LDL (kolesterol jahat), memperkecil penyumbatan pembuluh darah, dan memperkecil resiko serangan jantung. Ternyata buah kecil berwarna oranye ini selain rasanya nikmat dan menyegarkan, juga memiliki segudang khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh kita. :)
  • Semangka
  Mengkonsumsi buah kaya air yang satu ini secara teratur dapat membuat wajah segar, bercahaya, dan tampak lebih muda. Zat beta-karoten dalam semangka mampu menyegarkan kembali sel-sel yang telah dirusak oleh molekul radikal bebas yang merupakan produk sampingan metabolisme tubuh. Selain itu, likopen yang terkandung dalam semangka dapat menyusutkan resiko kanker mulut rahim dan kanker pankreas pada perempuan. Sebuah hasil penelitian di India menunjukkan bahwa likopen juga dapat menambah jumlah sperma laki-laki terutama yang berstruktur tidak normal maupun pergerakannya lamban.
  • Kedelai
Dalam kacang kedelai, terdapat isoflavon yaitu enzim yang memiliki fungsi serupa hormon esterogen sehingga dapat mencegah keropos tulang. Kedelai juga termasuk makanan pengganti berprotein tinggi yang ideal karena tidak mengandung asam lemak jenuh sehingga dapat mengurangi resiko serangan jantung. Kedelai dapat dinikmati melalui berbagai variasi produk berbahan dasar kedelai, antara lain tahu, tempe, susu kacang kedelai, bahkan berbagai macam snack.
  • Brokoli
Sayuran berwarna hijau ini memiliki khasiat ampuh untuk menangkal berbagai macam penyakit, antara lain kanker. Sulforafan, yaitu zat antioksidan pada brokoli dapat membantu tubuh untuk menghilangkan atau menetralkan zat karsinogenik (penyebab kanker). Juga, beta-karoten dalam brokoli mampu mencegah kanker usus besar dan payudara, serta mengatasi hipertensi.


  • Kangkung
"Makan kangkung menjadi mengantuk", mitos ini sudah lama beredar di masyarakat. Tetapi, sebenarnya kangkung mengandung zat yang dapat meningkatkan ketahanan tubuh manusia. Kangkung bersifat sebagai antiracun dan antiradang. Selain itu, kangkung dapat melancarkan air seni, serta mengandung protein, kalsium, dan karoten. Bagi wanita hamil, kangkung juga berguna untuk mengatasi rasa mual pada awal kehamilan.
  • Belimbing
Belimbing mengandung serat makanan, vitamin A dan C, serta kalium. Zat tersebut menjaga kenormalan fungsi organ pencernaan, sistem pembuluh darah dan jantung. Bagi penderita hipertensi dan kolesterol tinggi, sangat disarankan untuk mengkonsumsi buah berbentuk bintang dan berwarna kuning ini.
Ternyata berbagai buah dan sayuran mengandung berbagai macam zat ampuh untuk menangkal berbagai penyakit yang menghantui kehidupan kita. Seperti kata pepatah, sambil menyelam minum air; makan buah dan sayuran secara teratur selain nikmat, juga menyehatkan tubuh kita. Hidup sehat tidak berarti harus mahal loh! :)
Biohealthyfood
SUP BUAH APEL

Waktu persiapan:   15 menit
Waktu memasak:    40 menit
Untuk 4-6 porsi

500 g bit mentah
200 g sawi putih
600 ml sari buah apel
1 sendok teh daun thyme
4 sendok makan perasan lemon
1 sendok makan chive yang dicincang
garam dan merica
roti Prancis, untuk penyajian
Biohealthyfood
Makanan yang kita konsumsi menyediakan bahan baku dan energi untuk pergerakan sistem di dalam tubuh yang sangat kompleks, pertumbuhan terus-menerus, serta perbaikan dan regenerasi sel. Setiap hari, tubuh kita sibuk membuang sel-sel yang telah tua, rusak, ataupun mati, serta menggantinya dengan sel-sel yang baru dan sehat.

Untuk memelihara tubuh agar tetap sehat, kita perlu makanan sehat, kita perlu makan makanan yang menyediakan energi dan bahan baku sebaik mungkin. Makanan ini kita sebut sebagai “Makanan Berkhasiat”. Selain itu, kita juga perlu menghindari makanan yang dapat mengganggu proses-proses di atas atau makanan yang dapat merugikan kita.

Mengapa Sejumlah makanan tidak baik bagi tubuh kita?
Banyak di antara kita yang sering menyantap makanan yang telah di proses atau junk food. Mengapa hal ini sangat buruk bagi kesehatan kita? Selain kurang bergizi, makanan seperti ini mengandung terlalu banyak lemak, gula dan asam sulingan, pewarna buatan, penyedap rasa, dan bahan pengawet. Kita juga sering minum kopi, teh, dan alkohol, serta menyantap makanan yang dipelihara dengan pestisida. Karena hal-hal tersebut, tubuh bereaksi seperti ketika sakit, yaitu berkonsentrasi untuk membuang racun. Dengan demikian, hanya sedikit waktu dan energi untuk proses penyembuhan, pembaruan dan pembersihan sehari-hari.

Makanan untuk kesehatan


Jika menderita penyakit atau mengalami keluhan dan kondisi yang disebut di bawah ini, dianjurkan untuk memakan lebih banyak makanan seperti yang disebutkan.

  • Kecemasan & depresi: Pisang, Brokoli, dan Gandum
  • Kanker (membantu melindungi kita dari resiko kanker): Pisang, Buncis, Lentil, Brokoli, Kubis, Gandum, Ikan Berminyak, Minyak Zaitun, Pepaya, Mangga, Paprika/Cabai, Biji-bijian, Kedelai & Tahu, Bayam, Ubi, Tomat, dan Selada Air.
  • Kolesterol (untuk mengurangi kolesterol): Apel, Pisang, Buncis, Lentil, Bawang Putih, Kacang-kacangan, Gandum, Ikan Berminyak, Minyak Zaitun, Kedelai & Tahu, Selada Air, dan Yogurt.
  • Masalah peredaran darah & kekurangan sel darah merah: Bit, Blackberry, Blackcurrant, Blueberry, Redcurrant, Kubis, Wortel, Hewan Buruan, bawang Putih, Madu, Kacang-kacangan, Gandum, Pepaya & Mangga, Bayam, Ubi, Tomat, dan Selada Air.
  • Detoksifikasi (membantu mencegah timbunan racun): Apel & Pir, Lentil, Buncis, Brokoli, Wortel, Bayam, Ubi, dan Selada Air.
  • Masalah pencernaan: Apel & Pir, Pisang, Buncis, Lentil, Brokoli, Kubis, Wortel, Bawang Putih, Madu, Biji Rami, Gandum, Minyak Zaitun, Pepaya, Raspberry, Biji-bijian, Kedelai & Tahu, Bayam, Ubi, Tomat, Selada Air, dan Yogurt.
  • Kekurangan energi: Apel & Pir, Pisang, Blackberry, Brokoli, Madu, Kacang-kacangan, Pepaya, Mangga, Paprika/Cabai, Bayam, Ubi & Singkong, dan Selada Air.
  • Penglihatan: Wortel, Bayam, dan Biji Bunga Matahari.
  • Penyakit hati dan stroke/tekanan darah tinggi (Menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke serta membantu mengurangi tekanan darah tinggi): Pisang, Brokoli, Wortel, Bawang Putih, Kacang-kacangan, Ikan berminyak, Minyak Zaitun, Paprika/Cabai, Rumput Laut, Biji-bijian, Kedelai & Tahu, Bayam, Ubi, Tomat, dan Selada Air.
  • Penurunan system kekebalan tubuh: Apel & Pir, Bit, Brokoli, Kubis, Wortel, Hewan Buruan, Bawang Putih, Madu, Ikan Berminyak,  Pepaya, Mangga, Paprika/Cabai, Rumput Laut & Tumbuhan Laut, biji-bijian, Bayam, Ubi, Tomat, dan Selada Air.
  • Ginjal, hati, kandung kencing, & infeksi saluran kencing: Buncis, Lentil, Bit, Blackcurrant, Brokoli, Kubis, Wortel, Kacang Panjang, Cranberry, Bawang Putih, Madu, Ubi, Tomat, Selada Air, dan Yogurt.
  • PMS/Masalah saat menstruasi: Pisang, Buncis, Lentil, Bit, Berry, Wortel, Biji Rami, Kedelai & Tahu, Singkong, Kacang-kacangan, Gandum, dan Ikan Berminyak.
  • Sistem Saraf: Pisang, Brokoli, Kubis, hewan Buruan, Kacang-kacangan, Gandum, Rumput Laut & Tumbuhan Laut, Biji-bijian, Bayam, Ubi, dan Selada Air.
  • Masalah pada prostat: Biji Labu dan Tomat.
  • Masalah saluran pernapasan atau batuk & pilek: Apel, Blackberry, Brokoli, Kubis, Wortel, Cranberry, Bawang Putih, Madu, dan Minyak Zaitun.
  • Encok dan Rematik: Apel, Buncis, Lentil, Madu, Kacang-kacangan, Ikan Berminyak, Biji-bijian, dan Stroberi.
  • Kondisi-kondisi kulit: Apel & Pir, Brokoli, Kubis, Wortel, Kacang-kacangan, Ikan Berminyak, Minyak Zaitun, Pepaya, Mangga, Stroberi, Ubi, dan Selada Air.
  • Masalah Tidur: Pisang
  • Gigi, tulang, dan jaringan ikat yang kuat (makanan ini membantu membangun gigi dan tulang yang kuat): Wortel, Gandum, Ikan Berminyak, Pepaya, Mangga, Kedelai & Tahu, Bayam, Ubi, dan Selada Air.
  • Masalah Tiroid: Kubis, Gandum, Pir, Rumput Laut & Tumbuhan Laut, dan Selada Air.
Biohealthyfood
Apa yang sebenarnya kita butuhkan dari setiap makanan yang kita makan? Yang kita butuhkan adalah zat makanan atau nutrisi yang lebih populer dengan istilah gizi.

Makanan dikatakan bergizi jika mengandung zat-zat makanan atau nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup. Setidaknya ada enam macam zat makanan yang diperlukan oleh tubuh, yaitu :
  • Karbohidrat
  • Lemak
  • Protein
  • Vitamin
  • Mineral
  • Air
Karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin merupakan senyawa organik karena semua mengandung elemen karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Adapun mineral dan air merupakan senyawa anorganik. Zat-zat tersebut harus selalu tersedia di dalam bahan makanan yang kita makan.

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan suatu senyawa kimia dengan rumus dasar (CH2O)n. Molekul karbohidrat ada yang berukuran kecil dan ada pula yang berukuran sangat besar. Macam karbohidrat sangat banyak. Berdasarkan jumlah rantai penyusunnya, karbohidrat dapat dibedakan menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida.
  • Monosakarida merupakan karbohidrat yang tersusun atas satu unit molekul gula. Sifat monosakarida ialah manis dan mudah larut dalam air. Contohnya: glukosa, fruktosa, dan galaktosa.
  • Disakarida merupakan karbohidrat yang tersusun atas dua unit monosakarida. Sifat disakarida ialah manis dan mudah larut dalam air Contohnya: maltosa (tersusun atas dua molekul glukosa), sukrosa atau gula tebu (tersusun atas fruktosa dan glukosa), dan laktosa atau gula susu (tersusun atas galaktosa dan glukosa).
  • Polisakarida merupakan polimer yang tersusun atas banyak rantai monosakarida. Polisakarida merupakan molekul berukuran besar dan bersifat pahit/tawar serta tidak mudah larut dalam air. Contohnya: pati atau amilum yang tersusun atas banyak rantai molekul glukosa, lignin, selulosa, pektin, amilopektin, kitin, dan hemiselulosa













Pada makanan, ada tiga karbohidrat terpenting, yaitu amilum, sukrosa, dan selulosa. Amilum atau pati merupakan zat tepung yang terdapat pada makanan pokok. Sukrosa merupakan disakarida yang rasanya manis, disebut juga gula tebu. Sementara itu, selulosa adalah serat kasar yang merupakan komponen dinding sel tumbuhan. Namun, karbohidrat terpenting bagi sel tubuh manusia ialah glukosa dengan rumus kimia C6H12O6. Glukosa berasal dari pemecahan amilum yang terdapat pada makanan yang kita makan sehari-hari.

Fungsi Karbohidrat
Di dalam tubuh, karbohidrat memiliki beberapa fungsi penting antara lain:
  • Sebagai sumber energi utama tubuh (pembakaran 1 gram karbohidrat = 4,1 kilokalori; 1 kalori = 4,2 kilojoule)
  • Sebagai bahan baku penyusun senyawa lain, misalnya asam amino dan lemak
  • Sebagai bahan baku penyusun komponen sel, misalnya asam  nukleat dalam nukleus, dan glikoprotein pada permukaan sel
  • Karbohidrat dalam bentuk serat kasar (selulosa) membantu kelancaran proses pencernaan makanan
Sumber Karbohidrat
Sumber karbohidrat terutama berasal dari makanan pokok kita. Makanan pokok biasanya berupa biji-bijian atau umbi-umbian yang banyak mengandung amilum/pati, seperti beras, jagung, gandum, ubi kayu atau singkong, ketela rambat, dan kentang. Buah-buahan yang manis dan minuman manis juga merupakan sumber karbohidrat, terutama sukrosa.

2. Lemak


Lemak merupakan suatu senyawa organik yang tidak dapat larut dalam air. Berdasarkan komponen penyusunnya, lemak dapat dibedakan menjadi trigliserida (lemak sederhana), fosfolipid, lipoprotein, dan steroid. Senyawa lemak yang paling sederhana adalah trigliserida atau triasilgliserol. Lemak ini tersusun atas satu molekul gliserol dan tiga rantai asam lemak. Berdasarkan ada tidaknya ikatan rangkap pada rantai karbon asam lemaknya, lemak dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
  • Lemak jenuh : tidak memiliki ikatan rangkap pada rantai karbon asam lemaknya
  • Lemak tak jenuh : memiliki ikatan rangkap pada rantai karbon asam lemaknya
Fosfolipid adalah lipid atau lemak yang mengandung fosfat. Lipoprotein merupakan gabungan antara lemak dan protein. Steroid juga merupakan salah satu bentuk lipid. Namun, yang paling dikenal adalah kolesterol, yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah sehingga mengakibatkan aterosklerosis.

Fungsi Lemak
Beberapa fungsi lemak bagi tubuh antara lain
  • Sebagai cadangan energi (pembakaran 1 gram lemak = 9,3 kilokalori)
  • Lapisan lemak pada kulit melindungi tubuh dari hawa dingin
  • Sebagai komponen penyusun membran sel dan membran organel sel
  • Melindungi organ-organ vital, misalnya jantung dan ginjal
  • Sebagai pelarut vitamin A, D, E, dan K agar dapat diserap tubuh
Sumber Lemak
Berdasarkan sumbernya, lemak dapat dibedakan menjadi :
  • Lemak nabati, yaitu lemak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, merupakan lemak tak jenuh
  • Lemak hewani, yaitu lemak yang berasal dari hewan, merupakan lemak jenuh
Ciri makanan yang mengandung lemak adalah berminyak. Contoh tanaman yang banyak mengandung lemak, antara lain kacang-kacangan, kelapa, kemiri, dan wijen. Contoh bahan pangan dari hewan yang merupakan sumber lemak, antara lain mentega, susu, telur, daging, dan keju.

3. Protein

Protein merupakan polimer yang tersusun atas monomer yang berupa asam amino. Ada 20 jenis asam amino penyusun protein tubuh manusia yang dapat dikelompokkan menjadi asam amino esensial dan asam amino nonesensial.
  • Asam amino esensial merupakan asam amino yang tidak dapat dibuat di dalam tubuh manusia
  • Asam amino nonesensial merupakan asam amino yang dapat dibuat di dalam tubuh manusia sehingga kebutuhan asam amino ini tidak harus didatangkan dari luar tubuh dalam bentuk makanan. 
Asam amino esensial :
  • Lisin
  • Leusin
  • Isoleusin
  • Metionin
  • Fenilalanin
  • Triptofan
  • Valin
  • Treonin
  • Arginin
  • Histidin
Asam amino nonesensial :
  • Alanin
  • Asparagin
  • Asam aspartat
  • Asam glutamat
  • Glutamin
  • Prolin
  • Sistin
  • Glisin
  • Serin
  • Tirosin
Fungsi Protein
Protein memiliki fungsi yang sangat penting bagi pertumbuhan karena protein merupakan zat pembangun sel-sel tubuh. Anak-anak memerlukan protein lebih banyak dibandingkan orang dewasa karena anak-anak sedang mengalami masa pertumbuhan. Di dalam tubuh, protein memiliki banyak fungsi, yaitu :
  • Sebagai biokatalisator atau enzim (protein yang memiliki aktivitas katalisis), yaitu membantu reaksi-reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh
  • Sebagai molekul pengangkut, misalnya hemoglobin yang berfungsi untuk memgangkut oksigen
  • Sebagai penyusun komponen sel, misalnya aktin dan miosin
  • Sebagai alat pertahanan tubuh, misalnya antibodi
  • Sebagai alat pengatur fungsi fisiologis, misalnya hormon
  • Sebagai cadangan nutrisi, misalnya kasein yang terdapat dalam susu
Sumber Protein
Banyak sekali sumber makanan yang merupakan sumber protein. Berdasarkan sumbernya, protein dapat dibedakan menjadi :
  • Protein hewani yang berasal dari hewan dan memiliki kandungan asam amino esensial yang lengkap. Contohnya: daging, telur, ikan, udang, susu, kerang, dan kepiting.
  • Protein nabati yang berasal dari tumbuhan. Contohnya: kacang tanah, kedelai, jagung, kelapa, tempe, dan tahu.
4. Vitamin

Vitamin merupakan senyawa organik yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah tidak banyak, tetapi harus selalu tersedia dalam tubuh. Hampir semua vitamin merupakan senyawa organik esensial sehingga harus disediakan dari makanan karena tubuh kita tidak dapat memproduksinya, kecuali vitamin D. Vitamin D dapat diproduksi di dalam kulit di bawah sinar matahari langsung.

Vitamin dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :
  • Vitamin yang larut dalam lemak : vitamin A, D, E, dan K
  • Vitamin yang larut dalam air : vitamin B dan C


5. Mineral

Mineral merupakan senyawa anorganik yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit. Namun, unsur ini harus tersedia dalam bahan makanan kita karena banyak fungsi organ tubuh yang bergantung pada mineral. Umumnya, mineral terdapat dalam bentuk garam-garaman yang terdapat pada makanan dan minuman.

Mineral terdiri atas dua jenis, yaitu :
  • Makromineral : setiap hari tubuh kita memerlukan setidaknya 100mg makromineral yang terdiri atas natrium, klorin, kalium, magnesium, kalsium, belerang, dan fosfor
  • Mikromineral (trace element) : diperlukan tubuh dalam jumlah yang lebih sedikit lagi. Misalnya: tembaga, besi, krom, kobalt, iodin, dan fluorin.


6. Air

Kurang lebih 70% tubuh manusia tersusun atas air. Cairan tubuh (seperti darah, saliva, keringat, dan urine) terutama tersusun atas air. Semua sel, termasuk sel-sel tulang dan otot, juga mengandung air. Manusia dapat bertahan hidup selama dua bulan tanpa makan, tetapi tidak dapat hidup lebih dari beberapa hari tanpa air. Meskipun tidak mengandung nutrisi dan kalori, peran air sangat besar, antara lain :
  • Sebagai pelarut hampir semua senyawa-senyawa yang diperlukan tubuh
  • Sebagai tempat berlangsungnya semua proses metabolisme atau reaksi kimia di dalam tubuh
  • Sebagai sarana transportasi senyawa-senyawa yang diperlukan tubuh
  • Sebagai sarana homeostasis suhu tubuh
Kebutuhan air bagi tubuh manusia tercukupi melalui air minum dan dari makanan yang mengandung air, sepert sayuran dan buah-buahan. Air harus tersedia dalam jumlah yang cukup. Jika tubuh kekurangan air, kerja ginjal akan lebih berat sehingga dapat mengalami gangguan. Jika kehilangan 12% cairan tubuh, Anda akan mengalami dehidrasi yang dapat menyebabkan kematian! Kebutuhan air bagi orang dewasa adalah sekitar 8 gelas atau 2 liter setiap harinya. Kelebihan air akan dikeluarkan melalui keringat dan urine.

Biohealthyfood
Salah satu ciri makhluk hidup adalah memerlukan makanan. Tidak ada satu pun makhluk hidup di muka bumi ini yang tidak memerlukan makanan. Agar tetap hidup dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari, manusia tentu saja memerlukan makanan. Makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia dicerna oleh sistem pencernaan menjadi zat-zat yang dapat diserap oleh tubuh.

Mengapa manusia memerlukan makanan dalam jumlah yang cukup dan seimbang setiap hari?
Apa sebenarnya fungsi makanan bagi tubuh manusia??
Ada tiga fungsi pokok makanan bagi tubuh, yaitu:
1. SEBAGAI SUMBER ENERGI
Energi yang tersimpan di dalam makanan adalah energi kimia. Di dalam tubuh, energi kimia tersebut akan mengalami perubahan menjadi energi otot melalui serangkaian reaksi metabolisme. Energi dihasilkan dari makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein.  Karbohidrat adalah sumber energi utama manusia.

2. SEBAGAI BAHAN PENYUSUN KOMPONEN TUBUH
Tubuh manusia tersusun atas biomolekul-biomolekul, antara lain karbohidrat, lemak, protein, asam nukleat, dan vitamin. Senyawa-senyawa tersebut merupakan penyusun komponen seluler tubuh. Untuk dapat menyusun komponen seluler tubuh, diperlukan sumber energi dari luar tubuh yaitu makanan. Selain itu, komponen-komponen sel yang rusak juga harus diregenerasi. Untuk mengganti maupun membangun sel-sel tubuh, diperlukan makanan yang berasal dari luar tubuh.
3. SEBAGAI PELINDUNG TUBUH TERHADAP LINGKUNGAN YANG BURUK
Zat-zat makanan dapat berfungsi sebagai pelindung tubuh dari lingkungan yang tidak menguntungkan. Lemak digunakan untuk melindungi tubuh dari hawa dingin. Beberapa vitamin berfungsi sebagai senyawa antioksidan, yaitu senyawa yang bekerja menghambat oksidasi dengan cara bereaksi dengan radikal bebas reaktif membentuk radikal bebas tak reaktif yang relatif stabil. Antioksidan dapat melindungi sel-sel tubuh dari efek berbahaya radikal bebas oksigen reaktif. Mineral kalium dan natrim digunakan untuk menjaga keseimbangan tekanan osmosis sel. Untuk menetralkan senyawa asing (antigen), tubuh membentuk antibodi yang merupakan suatu protein. Protein antibodi ini dibentuk dari asam amino yang berasal dari makanan.
Makanan memang memiliki fungsi krusial bagi tubuh kita. Oleh sebab itu, konsumsilah makanan yang sehat dan seimbang dengan menerapkan pola makan 4 sehat 5 sempurna. Niscaya tubuh Anda akan sehat dan kuat! :)

One of the very nicest things about life is the way we must regularly stop whatever it is we are doing and devote our attention to eating.
- Luciano Pavarotti and William Wright, Pavarotti, My Own Story -